Selasa, 15 Februari 2011

Desa Tanjung Agung, Pesawaran

ada yang tau ga kalo sekitar 15 kilometer dari kota Bandar Lampung ada sebuah desa terpencil di atas gunung yang punya sumber wisata alam yang eksotis?

saya yakin ga ada yang tau selain warga sekitar dan organisasi yang suka mendaki gunung lewati lembah.

Nama desanya Tanjung Agung. lokasinya di kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran.
wilayahnya berada di perbatasan kota Bandar Lampung dan Kabupaten Pesawaran. 15 kilometer dari Bandar Lampung dan 55 kilometer dari ibukota kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran.

Di desa ini bermukim sekitar 750 kepala keluarga yang tersebar di wilayah seluas 2678 hektare.
sangat luas untuk ukuran sebuah DESA.

sayangnya.......meskipun dekat dengan ibukota provinsi, Desa ini masih belum layak untuk disebut sebagai desa maju. jaringan listrik belum ada, kondisi jalan rusak parah, tingkat pendidikan warga masih sangat rendah, ditambah lagi dengan ketiadaan pasar desa yang menghambat kegiatan jual beli hasil bumi warga.

padahal desa ini penuh sesak ditanami pohon coklat, kopi, lada, pisang, dan hasil perkebunan yang lainnya.
sebagian besar warga menjual hasil buminya di Pasar Cimeng, kalo ga ke Pasar yaaa mereka harus nunggu Pedagang dari pasar itu naik ke desa ini untuk nyari sendiri apa yang dibutuhin.

di desa ini juga ada sebuah lokasi wisata yang belum terjamah, alias masih perawan. ada air terjun booo...
kalo kata penduduk setempat, air terjun ini tingginya mencapai 30 meter. terus di bagian atasnya ada padang savana....
tapi sayang,,,lokasinya bener-bener virgin. jadi belum ada yang tau.
untuk sampe ke lokasi itu butuh perjuangan keras.
dari perbatasan kelurahan sukarame II ke desa Tanjung Agung dibutuhkan waktu sekitar 15 menit dengan menggunakan motor ato mobil yang bannya gede. maklum jalannya bener2 bagus,,itu baru sampe ke Bale Desa Tanjung Agung nya doank loh. dari Bale Desa naek lagi ke Dusun Pematang sekitar 10 menit. nahhhhh...klo udah nyampe dusun Pematang ini pengunjung diharapkan berjalan kaki selama 6-12 jam untuk mencapai air terjun ini.
maklummm belum ada jalan. kalo pun mau naek motor, yang bawa motor harus penduduk desa itu yang tau lokasi. pokok'e perjuangan banget deh.
warga sekitar pun masih jarang yang pernah ke sana.
katanya yang sering kesana itu paranormal dari luar daerah yang minta wangsit ato apalaaahh namanya itu.
selaen paranormal belum ada satupun yang ke desa itu dengan tujuan wisata.

wanna to be first ?
i do,,,tapi sama kamuuuu....

:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar